Postingan

Mereka yang Dekat dengan Media Sosial

Indonesia sebagai sebuah negara memiliki kelebihan dan kekurangan. Baik dari sisi kondisi geografi, kekayaan alam, pemerintahan, SDM, SDA, kebudayaan, hingga kehidupan bermasyarakat. Negara ini dihuni oleh lebih dari 250 juta penduduk dengan berjuta-juta karakteristik dan pemikiran. Namun mereka pun dapat disatukan salah satunya melalui rasa kepemilikan terhadap bangsa ini. Bahasa singkatnya, nasionalisme. Sejak Indonesia merdeka, rasa kepemilikan terhadap bangsa ini jelas tidak akan hilang. Rasa memiliki terhadap negara ini pun yang mendorong tercapainya kemerdekaan yang sudah lebih dari 300 tahun dijajah oleh negara lain. Seorang warga negara bisa dengan bangga dan bebas menyatakan dirinya kepada dunia, bahwa ia berasal dari Indonesia. Ia tinggal di Indonesia. Negara di kawasan Asia tenggara yang memiliki jutaan kearifan lokal unik. Namun, tak jarang warga negara ini merasa tidak puas berada di negara ini. Malas dan jengah dengan urusan administrasi yang ribet saat membuat...

Bukan Kampung Nelayan

Aku tinggal di suatu desa yang berbatasan langsung dengan pantai selatan. Bahkan sudah lebih dari 21 tahun eksistensiku disini, rumahku masih masih berada di deretan rumah paling selatan desa ini. Jarak antara rumah satu dengan yang lain cukup jauh. Bisa hitungan meter. Tidak seperti kawasan padat penduduk di kota yang jarak antar rumah bahkan tidak ada sejengkal. Bukan bermaksud congkak juga. Apalagi menetapkan diri sebagai orang berada. Luas bangunan rumahku bisa dua kali lipat luas rumah modern masa kini. Desain rumah boleh dikatakan lebih modern daripada model rumah joglo yang dulu menjadi desain mayoritas di desa kami. Ya, sedikit banyak modernitas merambah pada selera warga akan desain rumah. Hampir semua warga desa ini memiliki halaman yang luas. Pun tanah yang dimiliki sehingga bisa disebut sebagai kebun. Pepohonan hijau dan rindang masih menjadi sumber kesejukan utama, ketika terik siang hari menerpa. Pepohonan yang masih bisa kokoh hidup, menjadi pemanda...